Faktor Penyebab Insomnia yang Perlu Anda Ketahui !

Penyebab penyakit insomnia perlu anda ketahui agar anda bisa mencegahnya sebelum anda terkena dampak negatif insomnia. Insomnia disebabkan oleh beberapa faktor, baik eksternal maupun internal. Faktor eksternal disebabkan oleh semua hal yang berasal dari luar tubuh kita, diantaranya :

  • Stress, Depressi, Resah, Gelisah dan Cemas

Pikiran yang tidak tenang akibat stress membuat anda akan sulit untuk tertidur. Banyak hal pemicu stress seperti masalah hidup, beban hidup, masalah pekerjaan, masalah keluarga, masalah percintaan dll akan membawa pikiran anda agar terus terbangun dan otak terus berpikir sehingga anda sulit tidur. Depressi stress cemas dan resah termasuk faktor eksternal kare pemicunya adalah berbagai masalah hidup yang datang diluar kendali organ tubuh manusia.

  • Kebiasaan buruk dan pola tidur yang salah

Pola tidur atau jadwal tidur yang salah akan membuat anda terbiasa untuk tidak tidur pada waktu yang seharusnya. Kebiasaan buruk seperti menonton televisi sampai larut malam, online sampai pagi, nongkrong sampai tengah malam dan lain sebagainya akan mempengaruhi kebiasaan tubuh anda dan “menyetting” tubuh anda agar tidak tidur sebelum tengah malam atau bahkan sampai pagi.

  • Perubahan lingkungan.

Maksud dari perubahan lingkungan disini adalah perubahan pada musim, rumah baru, bahkan hadirnya keluarga baru juga turut berpengaruh pada kualitas tidur anda. Ada beberapa orang yang merasa kurang nyaman dengan lingkungan barunya akibatnya ia tak dapat tidur dengan nyenyak. Tidak hanya itu, bahkan lingkungan kerja yang baru pun akan terbawa dalam pikiran. Mungkin juga jadwal kerja yang baru, posisi di kantor atau hadirnya orang-orang baru di kantor turut serta mempengaruhi pikiran saat menjelang tidur.

  • Kebiasaan Makan sebelum tidur

Jika anda memiliki kebiasaan makan malam sebelum tidur maka waspadalah anda akan serangan penyakit insomnia. Memakan snack ringan atau “ngemil” mungkin tidak terlalu berpengaruh, tetapi jika anda makan besar sebelum beranjak tidur, akan berdampak pada aliran makanan ke perut tidak lancar, terjadinya salah alir asam lambung dan makanan ke arah dada sehingga dada terasa panas. Hal ini juga membuat anda tidak nyaman saat berbaring dan akhirnya anda akan terus terjaga sepanjang malam, tidur menjadi kacau badan akan terasa lemas dipagi hari.

  • Faktor Usia

Semakin bertambahnya usia, pola hidup akan berubah, aktivitas sehari-hari dan kesehatan menurun, serta semakin bergantung pada obat-obatan. Hal tersebut akan berpengaruh pada kualitas tidur anda. Biasanya insomnia terjadi pada lansia (lanjut usia) namun juga dapat menyerang anak-anak dan dewasa.

Sedangkan untuk faktor-faktor internal, antara lain sebagai berikut :

  • Pengaruh obat-obatan

Anda yang merasa stress dan depressi pasti akan berupaya untuk menghilangkannya dengan mengkonsumsi obat anti-depressi. Padahal beberapa obat semacam itu akan membawa dampak pada kualitas tidur anda. Bahkan obat-obat lain seperti obat tekanan darah, obat jantung, obat stimulan (seperti: Ritalin) dan Kortikosteroid juga dapat berdampak pada susahnya tubuh kita untuk tidur. Suplemen pembakar lemak juga seringkali mengandung kafein, anti histamin yang dapat membuat anda merasa resah dan zat ini menyebabkan masalah pada urinasi sehingga anda akan sering terjaga pada malam hari untuk terus buang air kecil.

  • Efek Kafein, Nikotin dan Alkohol

Anda yang suka mengkonsumsi teh, kopi, minuman bersoda serta semua jenis minuman yang mengandung kafein, lebih rawan terkena insomnia. Minuman-minuman tersebut terkenal sebagai stimulant,yaitu zat yang mampu meningkatkan kewaspadaan sehingga kita terus terjaga. Nikotin yang terkandung dalam rokok juga memiliki zat stimulan yang patut dihindari. Selain itu, alkohol juga memiliki efek samping yang luar biasa pada kebiasaan tubuh kita untuk tetap terjaga dimalam hari dan tak bisa mencapai tidur yang nyenyak.

Bookmark the permalink.

Comments are closed.